Nak,
berdiri di sinimerenung nesan
duka pun melepuh
menghiris parut
yang baru tumbuh
yang mula sembuh
Nestapa itu datang lagi
menjengah relung dada
mendesir merangkum
dalam elus angin sepi
nan menyisir daun-daun
menutup pusara sepi mu
Nak,
masih menitis
air mata hati
patah jiwa pilu
rindu pun merunduk
seakan tak yakin
kau sudah pergi
bertanya-tanya
mengapa sekeras itu
hati kudus kecil mu
ingin bertemu tuhan?
Pena Alam
pusara daniella
9 mei 09
setiap yang hidup akan mati...tapi ketahuilah oleh kamu dia tetap hidup didalam hati kamu untuk selama-lamanya....
BalasPadamwolf,
BalasPadamsalam.
..tp masa yg diberi itu sgt singkat, kdg2 akal yg tak waras dtg juga menjengah dan membuat kita tak yakin, mengapa kepergiannya cepat begitu..