"Bulan menyinari di angkasa, menembus kegelapan cuaca, tak terbanding segalanya disuluhkan nyata, semalaman menyinari ke segenap maya, andingnya lah menciptakan hati, si pemuda dan pemuda peri, di segenap sudut , ke seluruh negeri, sang rembulan menyerikan bumi.."terngiang-ngiang olehku klasiknya irama anneke gronloh yang memvariasikan himpunan muzik kegemaran ku yang berbagai-bagai.
Aku memang pencinta muzik. muzik adalah luahan jiwa dan aku suka begitu. dulu sebelum kehilangan skill (hehe..) aku boleh meluahkan rasa di atas kertas lukisan dengan water colour painting, atas buku dengan lukisan ala-ala kartunis konon atau pada dinding membuat coretan, dengan lukisan mural. sekarang aku cuma cool-cool dengan skill terpendam itu..mungkin masih ada kalau digilapkan, entahlah.
Petang yang bahagia itu, burung-burung berterbangan sebebas-bebasnya, menghiasi awan gemawan yang mula gelap kerna waktu siang sudah hampir ke penghujungnya. sebagai pemuja senja.. sebenarnya pemuja senja dan samudera.. sekali lagi aku duduk di situ, ingin merakam wajah senja yang akan berdansa sebentar lagi, di atas muka rimba air ini dengan warna kuning kemerahan, perak bersinar-sinar dan berbagai lagi warna aura misteri sang senja yang tak mampu dilafaz melalui kata-kata tak berseni.
"Cómo duele el día nublado, cómo el tiempo es tan pesado, sí, porque a diario pienso en ti. Qué bien grita el silencio, qué bien duelen los recuerdos, sí, porque todo habla de ti...Qué delicia tu sensualidad, qué locura cuando te sentía muy de cerca y ahora que estás lejos, hasta el universo ha muerto, Cómo fue que tú dejaste de querer? y olvidaste del ayer de nuestras miradas de nuestra piel no te duele así perder? creo que fue perfecto y acordado fiel lo que me queda por decir, es cómo duele perderte... "..ku nyanyikan Como Duele Perderte dendangan Gloria Estefan yang indah romantis..irama spanish penuh gelora asmara, sesedap angin pantai yang meniup halus rambutmu, yang maknanya melambang rindunya aku pada senja yang menawan jiwa, merayunya agar jangan pergi lagi malam ini, namun harapan itu begitu saja, dia tetap akan pergi lagi . Hadirnya sekejap cuma, meninggalkan hari yang gelap bersuluhkan bulan yang akan naik, jika dia sudi, hari ini, malam ini. Tak mengapalah, esok kan masih ada...
catatan pa'al...tentang senja..








