Wahai Sang rembulan
Sembunyi di balik awan kelabu
Malam pun jadi rupawan di tabir mu
Sembunyi di balik awan kelabu
Malam pun jadi rupawan di tabir mu
Bisikkan anginan malam mu yang gemersik
Membuat resah melambai permisi sekejap
Agar tegang di ubun-ubun bisa mengendur
Membiar gemalai
Atau biar ku tidur sendiri sampai pulas
Di siang ku berpacu kudrat empat kerat
Melafaz kemanusiaan keinsanan nan luhur
Urutlah lenguh saraf di betis bahu ku
Dari sentuh cahya kuning yang menyusup
Dari celah tingkap tidur ku yang melebar
Aku ingin lena, berbaring malas puas
Selamat malam alam, ketemu lagi , esok..
Selamat tidur rembulan ku
pa'al 12:49 ; apr,14th 09
Aku terpaut pada bait bicaramu, dan mataku terpaku pada kesatuan bentuknya... :)
BalasPadamaranam..
BalasPadamsuatu waktu, ketika aku merenung malam dan rembulan, aku sedar bahawa aku amat menyukainya.kerana hanya waktu itu aku bisa tidur dan berbaring sambil memejam mata yang keletihan...