Sabtu

kapal terbang kertas


Telah kau terbangkan
kapal kapal kertas putih
agar naik tinggi mencium angin
meraih pucuk awan
mengiring bidadari
turun ke danau

Sayangnya,
kapal- kapal kertas itu
bersimbah berkecai di kaki langit
meleleh kecewa sebab tak usai
melilit terang selendang pelangi
meluncur mencabar badai berkelahi

Tinggal kau,
yang dingin di lubuk jiwa
tercari selarik cebis hikayat
yang kekal karar
yang samad


Pena Alam
kota kinabalu
31072010, 2309

Isnin

di kaki hujan



Di kaki hujan
langit merenungku
bening pun merayap
menangisi cakerawalaku
dengan berai-berai titisnya

lewat deru dingin angin
aku kehilanganmu
dalam rinai hujan
yang baru luruh

lalu,
di kaki hujan itu
airmata serta sesalku
menderu jadi satu

tulus wajah itu
dalam rekah senyum
hilang jadi nostalgia
seperti kabus kelam

kini,
hanya nisanmu
tenang untuk kutatapi
pabila hati menggesek biola rindu
pabila desah memikul resah

berteman bunga hutan
berkasih dicit-dicit unggas
serta redup belantara

kuakui,
bahwa aku tak pernah memiliki potretmu, rayyan

pun kerana satu sebab,
potretmu nan damai bertumbuh segar
menghijau di sini, di daerah hati ini

Tuhan, kasihanilah anak itu!


Pena Alam
pa'al untuk rayyan
16 Julai, 2010

with so much love for ratna, jais, adik, nadia, lulung, aiman... and the rest of the mourning world..

sesudah hujan















Sesudah hujan,
berikan aku payung-payung itu
sebab basah direnjis titis hujan ini nyaman
dingin angin yang terbang, lunak menyisir daerah kulitku

Sesudah hujan,
biar kuyupku menginsafkan relung resah-resah ini
kuhalau jauh gerbang pelangi yang menyanyi di awan
atau sedu-sedu rintik awan yang masih berjatuhan

Di kala angin, tanah, awan, berkematu hilang ombak
Di kala matahari membakar bumi kering hangus
di langit malam,sinar rembulan terasa lebih diam memahami

Sesudah hujan,
temui aku di hujung geladak birai hari kelam ini
kerana mungkin kita sempat berbalas senyum
atau berjabat tangan mengulang lapis-lapis kata
sebelum kesempatan penghabisan ini pergi
bersama selarik ucapan, selamat tinggal!


Pena Alam
Kota Malam
12072010, 1226

Khamis

Langit Kudus

Secebis emping langit kudus
melayang terbang meluruh
jatuh bergetar satu persatu
membungkus mengurung bumiku

Segar gema kalimat berseru-seru itu
mengebangku jauh ke cupingan, ke jiwa
aman, menggamit resahku berhenti berbicara
jernih murni sungai-sungai katamu,
menuntun kayuh-kayuhku jauh-jauh

Beratus-ratus kali nama itu pergi lalu datang
memanggil-manggilku bersahaja!

Di emping langit kudus hari itu
damai mendakapku dalam kasih bahagia
sungguh-sungguh aku mengagumi
cinta kesempurnaan-MU ya Allah!


Pa'al
Kota Kinabalu
1100hrs ; 28062010

Selasa

guru sastera

Cikgu,
yang kulihat
melintasi cahya bola mataku
adalah engkau!


Cikgu,
yang kulihat
bergerak melibas kenangan kita
adalah benar engkau!


Cikgu,
yang kulihat
terpantul bias kesempurnaan jiwa sasteramu
adalah aku yang terkapai mencari diri kini


Cikgu,
betapa ingin kudekati cahya suluhmu
ketika kini kau muncul lagi!


Namun,
ketika kata-kataku berserakan di langit
aku tertelan bicara oleh larik kenangan
lantas kau hilang semula...
bersama lidahku yang tersimpul bingung


Ahh! Cikgu,
ketika munculmu kelak
akan kuhadiahkan bicara lunak
dari perut suaraku yang kagum pada ilmumu


Ya! kerana kau guru sasteraku
prasasti pejuang mimpi-mimpi kami yang tertinggal!




pa'al
kota kinabalu
19062010

Pengembaraan Olundus


mencari ilham pengembaraan Olundus, di balik pokok-pokok lintotobou...medicinal plant.


Emm... beginikah deritanya menulis sebuah novel...



Ini lakarannya...


Olundus dan penghidupannya adalah penghuni di garis pertama. Cabarannya adalah mengendong dan menyikut dalam wakid gergasi, seberapa banyak pun pengetahuan sofistikated tentang region belantara kuno dan ekosistem persungaian, penempatan masyarakat di mana olundus dan komuniti di sekitarnya tinggal. 


Fuh..?!


Dont worry sifu.. i'm on my way... insyaalah...


sekadar coretan,
pa'al

Kematian seorang Linguis























pada lingkung usia 
lapan puluh lima tahun
matilah seorang linguis kuno
tatkala serelung perahu kayu keras
belum sempat melilit tebing andaman

pada lingkung usia ini
kita pewaris-pewaris ulung 
dari tanah-tanah besar impian 
dari kepulauan-kepulauan bahasa hati 
dari titik-titik sulur debar kasih cinta 
ilham dua hati yang melibur orbit tatasuria
seharusnya hidup terus berlinangan hati kudus

ayuh, kobarkan semangat!
berhiduplah..bersuakalah dalam percaya
bahwa kematian seorang linguis bahasa hari ini
menghidupkankan waris pencinta-pencinta tenang damai

kerana, seorang linguis hati takkan pernah mati


pa'al
kk
2359, 31052010

Isnin

kembara seorang anak kecil



kanak-kanak itu
murni, putih mulus di hati 
seindah remang bintang di gebar malam
setulus biru samudera merona ujana siang
tersungging secalit senyum atas bibir kecilnya

 dari pelusuk bola mata itu
terbias terang hati
seputih kuntum kuntum awan

nafas si kecil itu
menderu selembut angin dingin
yang menyisir  menenteram
lereng-lereng gunung


entah bila..
langkahnya sampai meginjak
bibir pinggir rumah hitam kelam itu 
tertumbuh jalur duri sekeliling mata kelirunya 
terkurunglah si kecil dalam hitam
dalam laut titik airmatanya
.
.
masihkah ada?
tulus cahya rembulan
yang sudi melolos suluh sinar
menyambutnya tumbuh
jadi bintang terang
di angkasa?
.
.
entah
bila




pa'al
kk
31052010

rezeki


Jemput makann...


kotobian tadau tagazo do kaamatan...kaansayan orow maayo do kaamatan untuk semua warga sabah...dan semua yang sudi meraikan bersama-sama... salam sayang dr pa'al :)

Sabtu

bawah meja, perpustakaan dan seorang penulis kecil



sebuah catatan....


Hari ini hari pekerja. Aku pun tak perlu pergi kerja kerana hari Sabtu, memang bukan hari bekerja untukku. Jadi bolehlah aku ke perpustakaanku hari ini. Tak jauh, tak perlu jalan kaki, naik bas atau naik kereta.. tak payah. Nampaknya si 'pol' (kereta burukku) pun boleh berehat hari ni. Sebut pasal tak jauh, memang tak jauh pun! Perpustakaanku betul-betul dekat, dekat dengan kaki, tangan, mata, paling penting dekat sekali di hati, sebab ia ada di sini saja.

Pertama sekali dipohon maaf pada karyawan-karyawan yang ada di dalam perpustakaanku. Seorang pa'al mungkin punya makna yang sangat berlainan untuk sebuah perpustakaan.

Perpustakaan itu ada di sini. 'Tercipta' gara-gara cara mataku memandang mungkin (haha). Daripada sedikit ruang kecil daripada sebuah lagi ruang kecil yang aku syukuri ada,  untukku mencatat buah-buah ilham di teratak kami ini, iaitu ruang kecil itu.... ruang kecil yang ada di sini....


...di bawah mejaku, sudut terpinggir yang kuangkat jadi suatu ruang sarat penuh 'kaliber' (hehe)..yang pasti itu ruang kesukaanku kalau kebosanan berdiri tak dikesan di khalayakan muncul. Di bawah meja itu, sungguhpun tercorot, ada makanan minda yang banyak di sana buatku, banyak sekali, penuh segalanya, aku hanya perlu duduk di bawah meja, bersama teman rapatku - secawan kopi tenom 'triniti'- tiga dalam satu, terus membetulkan cermin mata tebalku yang makin berat sejak usia makin menginjak ke depan, duduk sendirian, lalu membuka helai-helai karya mereka...


Lalu aku pun berterbangan masuk ke dalam dunia sifuku Azmah Nordin, Hussain Othman, A. Samad Said, atau ke dunia Robin Cook, Ted Dekker, George Markstein, Andrea Hirata, Jasni Matlani, JK Rowling, James Herbet, Robert R. McCammon,James Patterson, Wilbur smith... Chaucer, Brian Lumley, David Baldacci, Nathaniel Friedland, Dan Brown... juga himpunan karya-karya cerita rakyat sabah daripada Rita Lasimbang di KLF. 


...kalau mencari ilmu bantu, ada juga kamus harian 1977 yang sama usia denganku (hehe), kamus komoiboros dusunkadazan, kamus kadazandusun malay-english serta kamus murut timugon, kamus dewan. Cuma yang belum ada di sini lagi adalah 'jkl' sebagai novel pertama / mungkin keduaku.. selepas 'ncr' (haha)... dan selanjutnya, the list go on. 

Selepas ini aku berazam mahu mengumpul buku-buku teman sebengkel dengan sifu Azmahku yang sudah berjaya menghasilkan novel bermutu mereka, seperti Aranam, Kak Ummu Anas, Razak (siapa lagi yang sudah siap novel ya?..) Juga buku Ruhaini Matdarin dan buku kumpulan puisi abang Hasyuda  Abadi yang kehabisan stok semasa aku hendak membelinya dulu. Semuanya akan masuk ke perpustakaan kesayanganku. 


Salam senyum...salam ilmu dari perpustakaan bawah mejaku,  salam tersayang dari pa'al... (hehe)


pa'al
01052010Publish Post

Selasa

cinta takkan mati

biar
pohon-pohon rebah
tanah-tanah jadi rekah
laut sungai bergelora
tanahair tak lagi bahagia
kita harus berpegangan jari
menyentuh hati ke hati
kerna cinta itu takkan pernah mati

pa'al
dalam cinta alam kedamaian
kk,1334, 131009

cerita kami dan gula-gula kacang di bawah lembayung kota bulan

aku : lihat itu, bulan. bulat,kan?
trudy : iya mak.
aku : di mana agaknya matahari itu sekarang, ya?
trudy : matahari sedang tidur dalam pesawat yang terbang waktu malam.
aku : iya?
trudy : ya, mak. ( aku tersenyum, geli hati)
tiba-tiba lelem menunjukkan gula-gula kacangnya ke arah bulan.
lelem : funny moon.
aku : hehe.. why funny, lelem?
lelem diam saja, sambil tersenyum melihat bulan. gula-gula kacang bertangkai itu dimasukkan ke dalam mulutnya semula.
trudy : mak, lihat, ada bintang.
aku : iya. banyak, kan?
trudy : emm. ( dia mengangguk)

kami pun terus duduk-duduk, bertiga. memandang bulan dan seluruh bintang-bintangnya. Aku pula terus duduk mendakap dua bintang-bintang hati ku yang bersinar terlalu indah di dalam cakrawala dihidupku, tiada tandingannya. Tiada apa yang dapat memisahkan kasih kami. Tiba-tiba teringatkan Rory, aku memeluk erat kedua-dua trudy dan lelem. Mereka masih dengan gula-gula kacang yang manis, bersamaku merenung bintang, di bawah lembayung bulan. Malam yang cantik, malam yang berbulan. Malam boleh datang dan berlalu tanpa kehadiran bintang-bintang, tapi apalah ertinya hidup ini tanpa bintang-bintang yang mekar menghias laman nurani di hati kita, walau siapa pun bintang itu, hargailah dia sebelum terlambat.

pa'al
kota bulan
kk, 06102009

bunga hutan






















Duhai bunga hatiku
bagai baru semalam
dikau berada dipelukku

Bagai hanya sedetik
putikmu berderai ke bumi
bercambah jadi bunga hutan

Takkan kuhabiskan kenangan ini
walau pinggir-pinggir hutan tak lagi menjemputku




Pena Alam
mengenang rory
kk, penghujung september 09

Sabtu

tertinggi

aku rerumput perdu
mendongak-dongak hingga pilu hulu tengkuk ku
melihat wibawamu dalam sinar mimbar malam

syukurku kembang jadi bunga-bunga waktu
bila dapat disaluti dingin embunanmu
yang datang dari atas cebis-cebis fikirmu
yang putih mulia dipagari awan gemawan

siapalah aku, sang pujangga tak bernama
sama hijau di rimba jutaan menghijau tak kau hirau
sedang kau rupawan mulus di kalang tertinggi

pa'al
negeri malam
kk, 260909

Jumaat

dari laut..

apakah petanda
bunga karang, di laut, patah?

hanya pantai
serta lenguh badai samudra
yang tahu

pa'al
di laut, 250909

Selasa

malam yang larut

malam
semakin larut
entah mengapa
kurasakan ia.. baru saja bermula


pa'al
kk, 220909; 11.56pm

Isnin

catatan mengenai talasemia

Suatu petang, pa'al terima mesej dari wendy di kudat. Wendy, seorang anak lelaki kecil dari kudat tapi hatinya besar. Dia ada hati yang sangat besar untuk hidup. Wendy yang selalu berwajah pucat namun manis senyumnya. Wendy yang baik. Wendy yang talasemia.

Tahukah anda apakah dia penyakit talasemia?

Ini sedikit info tentang penyakit talasemia yang pa'al ambil dari blog sahabat pa'al, seorang wanita cantik dan baik hatinya, dalam blognya http://zie0309.blogspot.com. ( zie, promote blog ko ni..hehe)

Talasemia ialah sejenis penyakit anemia yang juga penyakit keturunan. Walaupun biasa terdapat di kawasan Mediteranean, penyakit ini juga didapati di India dan Asia Tenggara. Talasemia boleh diwarisi oleh anak jika kedua-dua ibu dan bapa mempunyai gen yang terlibat. Walaupun kedua-dua ibu bapa tidak menghidap anemia, kebarangkalian anak menghidapinya ialah satu per empat. Anak yang menghidap talasemia tidak boleh menghasilkan hemoglobin yang normal, iaitu bahan yang menghasilkan warna merah dalam sel darah merah dan merupakan bahan pembawa oksigen ke seluruh tubuh badan. Masalah ini ketara semasa anak menjangkau tiga bulan. Pada masa ini, tanda-tanda penyakit anemia mula muncul seperti kelesuan, sesak nafas dan pucat. Lama-kelamaan anak akan semakin kekurangan tenaga dan mengalami kesukaran menyusu. Bahagian abdomennya juga akan menjadi besar disebabkan pembesaran limpa dan hati.

Tanda-tanda

  • Kelesuan.

  • Bibir, lidah, tangan, kaki dan bahagian lain berwarna pucat.

  • Sesak nafas.

  • Hilang selera makan dan bengkak di bahagian abdomen.

Apakah yang boleh dilakukan?

Doktor akan mengambil contoh darah untuk diuji. Jika penyakit talasemia disyaki, anak akan dirujuk ke hospital untuk dilakukan ujian lanjutan. Jika anak disahkan menghidap penyakit ini, pemindahan darah biasanya diperlukan untuk mengelak anak daripada mengalami kesan buruk penyakit anemia.

Apabila anak sudah cukup besar, anak mungkin perlu menjalani pembedahan untuk membuang limpanya. Ini akan mengurangkan kekerapan pemindahan darah kerana kekerapan pemindahan darah akan menimbulkan masalah lain, iaitu ferum boleh berkumpul di dalam tubuh badan dan merosakkan hati, pankreas dan jantung. "Lebihan ferum" ini merupakan ancaman utama penyakit ini dan ramai pesakit menemui ajal mereka semasa remaja. Kini rawatan baru memberi masa depan yang lebih cerah bagi pesakit. Kanak-kanak yang menghidap talasemia kini menerima suntikan ubat yang dapat membantu tubuh badan membuang ferum. Dalam beberapa keadaan, rawatan ini dilakukan secara suntikan yang berterusan pada waktu malam. Anak yang menghidap talasemia harus boleh menjalani kehidupan yang normal.

Kegiatannya tidak perlu dihadkan tetapi dia memerlukan bantuan dan sokongan. Minta nasihat doktor dan cuba berhubung dengan keluarga lain yang juga ada anak yang menghidap talasemia.

Jika anda tergolong dalam kumpulan yang berkemungkinan besar menjadi pembawa penyakit ini, pastikan anda dan pasangan menjalani ujian darah sebelum anda membuat keputusan untuk mendapatkan anak. Ujian untuk memnetukan kemungkinan bayi dalam kandungan menghidap penyakit tersebut boleh dilakukan.

Stoppard, Miriam. Panduan Penjagaan Kanak-kanak. Tropical Press, 1998. ms 232.

Pa'al merenung mesej dari Wendy petang itu lama-lama. Makin lama makin terguris hati ini. Lalu Pa'al terbayangkan perasaan ibu bapa Wendy dan seluruh ibu bapa anak-anak talasemia yang lain, terutamanya yang jadi klien Pa'al masa di hospital dulu. Pa'al tarik nafas sedalamnya. Lalu Pa'al baca semula mesej Wendy.

"Si Reck sudah meninggal"

Dan terbayanglah wajah si Reck yang disebut Wendy tu. Recklik anak Talasemia yang sangat bergaya dan sporting, waktu kali terakhir Pa'al ambil gambar dia di Kudat dulu. Recklik adalah antara lebih 100 anak-anak Talasemia yang menjadi sahabat karib Pa'al, Zie, manuel, Nadia dan semua warga Hospital sebenarnya. Mobile campaign Derma Darah dibuat di Kudat dan di serata negara kita demi untuk mencari para penderma darah untuk memberi darah mereka secara percuma untuk menghidupkan nyawa-nyawa manusia lain termasuklah anak-anak Talasemia ini. Percuma pun, beberapa faedah tetap diberi oleh kementerian kesihatan untuk para penderma darah tetap sebagai penghargaan kepada mereka dan juga untuk galakkan lebih ramai orang datang menderma darah. Salut untuk semua Blood Donor! yang belum pernah mencuba, kenapa tidak, perempuan pun boleh. Asalkan sihat tubuh badan dan cukup berat badan.

Si Reck. Pa'al seakan tak percaya, dia yang pergi dahulu sebab sebenarnya ramai lagi anak-anak Talasemia yang lebih kronik daripada si Reck tu. Pa'al pun balas mesej Wendy, minta dia supaya banyak-banyak bersabar dan tanya bila funeral si Reck? Sayangnya, Pa'al tak sempat ke majlis pengebumian Reck. Sampai ke hari ini, mesej Wendy masih Pa'al simpan. Tak pernah delete. Dan selalu Pa'al terfikir berapa sangatlah orang-orang di luar sana yang tahu pasal Talasemia. Dan berapa ramai saja yang mahu tahu. Berminat jadi penderma darah? Atau sekurang-kurangnya berminat ingin tahu.

Tunggulah, doakan novel pertama Pa'al siap. Ada sesuatu tentang Talasemia yang ingin Pa'al kongsikan bersama sesiapa yang sudi di sana. Insyaallah.


Pa'al

220909, 1.07am


Ahad

satu syawal

carikan aku
makna satu syawal
bila takbir membisik

bunyinya terlalu merdu
buat dukaku meredup

izinkan aku
mengenal lima wajahmu
dalam seluruh kota imanmu

pa'al
1 syawal, 200909



Sabtu

tujuh kesempatan

satu
060908, 8.00pm

alpa, tak tersedar..

kesempatan itu harapan
yang terbit dari ehsan-Nya
untukku merenung bulan
menebus gunung khilaf
mengaku kebesaran-Nya

pa'al, kuching
9 sept 09

tujuh kesempatan

dua
070908, 4.30am

sebuah riwayat suci
ingin permisi disubuh dinihari
lalu aku memanggilnya bertahan
bertahan lagi sampai esok senja

jangan pergi, jangan .. tolonglah

pa'al

Puisi Kemerdekaan buat Pak Samad dan negaraku Malaysia : 'Tatkala aku ingin menulis tentang hari merdeka'...( sila klik pic Pak Samad)

Sayangi Alam!

Sayangi Alam!
Orang Utan juga diancam kepupusan ..

Sahabat lautan, sahabat kita ..penyu, tahukah anda penyu adalah haiwan yg diancam kepupusan? Penyu juga adalah haiwan yg diwartakan sbg spesies yg dilindungi kerajaan. Jadi adalah menjadi suatu kesalahan bg anda utk memelihara penyu di dalam akuarium, membunuhnya atau mengambil telurnya.. dan tahukah anda, penyu hanya akan bertelur semula selepas 3 atau 4 tahun selepas bertelur, maknanya jika anda makan telurnya, anda sama seperti pembunuh yg telah menelan segenerasi kehidupan sang penyu sama ada anda sedar atau tidak, setuju ataupun tidak..