

julai tiba lagi
dalam sepi
dalam rindu
tanpa dikau
mendung itu
enam belas tahun lalu
masih bebas datang
lalu bebas pergi
bersemboyan
bersyair pilu
di lubuk rasa
pak,
pergi mu masih pagi
tinggal embun kering
seraya titis airmata
jatuh di pilar nisan mu
pada tiap julai datang
sejak pergi mu
aku jadi menghitung
warna-warna sang pelangi
yang tak sempat kau ertikan
satu persatu adanya
sejak kau pergi
aku mula menghitung
jejak langkah kita
yang tertinggal jauh
dalam rasa duka
dalam sukacita
dalam keterasingan
pak,
dapat kiranya kau lihat
dari tingkap syurga itu
bahwa kami patuh
walau kadang jatuh
kami bangkit bangga
bagai wira antenom
menangkis sumpit alam
pak,
ku bawa semangat mu
dalam damai dewasa ku
dalam tiap helai waktu
sedalam laut, seluas langit
cinta padamu tak bisa diukur
sampai selamanya
Pena Alam
Kota Kinabalu
15 Julai, 2009
rrbasutan 1 sept 1945 - 27 julai 1993
(Utusan Borneo, Ahad, 25 Julai 2009)
Tiada ulasan:
Catat Ulasan